Beranda » Berita Terbaru » Sport tourism andalan baru ekonomi Belitung tahun 2026

Sport tourism andalan baru ekonomi Belitung tahun 2026

Desa Rimba JayaSport tourism atau wisata olahraga mulai menjadi mesin penggerak ekonomi utama bagi masyarakat di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Gelaran myBCA Belitung Multisport Festival 2026 sukses berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, yang memicu kenaikan perputaran ekonomi mulai dari sektor perhotelan hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sebanyak lebih dari 1.000 peserta mendaftarkan diri sejak pembukaan pendaftaran hingga hari ajang berlangsung. Jumlah peserta ini belum menghitung kehadiran keluarga maupun pendamping yang turut memadati wilayah Belitung, sehingga hal tersebut mendorong peningkatan aktivitas ekonomi secara signifikan selama masa penyelenggaraan acara.

Potensi ekonomi sport tourism bagi masyarakat

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, mengungkapkan dampak langsung ajang olahraga ini bagi kehidupan masyarakat lokal. Djoni menyampaikan bahwa pengunjung dan pelaku UMKM memperoleh manfaat besar karena ajang ini menghidupkan ekosistem bisnis setempat melalui promosi daerah yang luar biasa efektif.

Pihak pemerintah daerah mendapati bahwa perputaran uang dari kegiatan serupa mampu mencapai angka ratusan juta rupiah dalam waktu singkat. Lonjakan belanja wisatawan dan tingkat okupansi hotel yang tinggi menjadi indikator utama kesuksesan gelaran ini dalam mengangkat roda perekonomian lokal. Selain faktor ekonomi, Djoni menegaskan bahwa kualitas lingkungan menjadi daya tarik utama Belitung sebagai destinasi wisata olahraga.

Keunggulan lingkungan Belitung untuk olahraga

Kualitas udara yang bersih menjadi keunggulan utama Belitung yang mendukung pengembangan sport tourism nasional. Djoni menjelaskan bahwa udara bersih memberikan kenyamanan bagi atlet dan wisatawan untuk bernapas lebih sehat selama mengikuti kegiatan luar ruangan. Menariknya, karakter pantai dengan air yang sangat jernih dan relatif aman membuat area ini sangat ideal untuk berbagai cabang olahraga.

Penyelenggara ajang ini memilih pantai tersebut sebagai lokasi utama karena mendukung kelancaran cabang olahraga triathlon maupun renang perairan terbuka. Selain itu, Executive Chairman MANA Group, Chris McCormack, menilai bahwa faktor lingkungan memegang peranan kunci saat pengembang memilih lokasi tertentu.

Chris menambahkan bahwa air yang jernih, keamanan area berenang, rute jalan yang mendukung, hingga kondisi cuaca menjadi pertimbangan utama. Faktanya, posisi geografis Belitung yang strategis dan cukup dekat dengan Singapura maupun Kuala Lumpur membuka peluang besar dalam menarik partisipasi atlet internasional di masa depan.

Digitalisasi transaksi mempermudah wisatawan

Penyelenggaraan festival olahraga ini turut mendorong penggunaan layanan digital di kalangan peserta dan pelaku usaha. Peserta memanfaatkan aplikasi myBCA sebagai sarana registrasi hingga metode pembayaran resmi selama periode acara. Penggunaan teknologi finansial ini memberikan efisiensi bagi semua pihak yang terlibat dalam ekosistem festival tersebut.

Tidak hanya itu, pelaku UMKM lokal pun merasakan kemudahan dalam menerima transaksi pembayaran melalui pemanfaatan ekosistem digital perbankan. Dengan demikian, integrasi antara gaya hidup sehat dan aktivitas ekonomi daerah menjadi semakin erat melalui dukungan sistem keuangan yang andal dan modern.

AspekKeterangan
Penyelenggara AjangmyBCA Belitung Multisport Festival 2026
Waktu Pelaksanaan25 April 2026
Dampak EkonomiRatusan juta rupiah per putaran ajang

Sinergi BCA dalam mendorong ekonomi daerah

SVP Marketing Communication BCA, Adrian, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan yang mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus aktivitas ekonomi daerah. BCA meyakini bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar ajang penyaluran hobi, melainkan instrumen ampuh untuk memperkuat perekonomian lokal secara berkelanjutan.

Bahkan, perusahaan berencana memperluas dukungan pada kegiatan serupa di kota-kota lain guna memberikan dampak ekonomi yang lebih luas lagi. Salah satunya adalah ajang Jakarta Running Festival yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang. Langkah proaktif ini memperkuat posisi industri perbankan dalam memajukan pariwisata berbasis olahraga di Indonesia.

Pada akhirnya, masa depan sport tourism di Belitung terlihat cerah dengan kombinasi alam yang asri dan infrastruktur digital yang memadai. Masyarakat dan pelaku usaha setempat tentu berharap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut secara rutin untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.