Desa Rimba Jaya – Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Forum Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah (Bekisah) ke-VI 2026 di Masjid Qubah Timah, Kota Pangkalpinang, pada Jumat, 25 April 2026. Kegiatan ini menetapkan target peningkatan literasi masyarakat serta akselerasi potensi ekonomi syariah melalui penguatan transaksi keuangan digital dan sertifikasi produk halal.
Forum berskala besar ini berlangsung mulai Jumat, 24 April 2026 hingga Ahad, 26 April 2026. BI menyasar seluruh lapisan masyarakat agar terlibat aktif dalam ekosistem keuangan yang inklusif. Penyelenggara memusatkan seluruh rangkaian acara di dua lokasi strategis, yakni halaman Masjid Qubah Timah dan Alun-alun Taman Merdeka, Kota Pangkalpinang.
Program Strategis Peningkatan Ekonomi Syariah
Kepala Kantor Perwakilan BI Bangka Belitung, Rommy Sariu Tamawiwy, menyoroti realitas lapangan yang menunjukkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM masih bergulat dengan berbagai tantangan. Faktanya, para pelaku usaha lokal kerap kesulitan dalam aspek pemasaran, perluasan jaringan bisnis, pembiayaan syariah, hingga pengelolaan transaksi keuangan secara digital.
Rommy menjelaskan bahwa BI berkomitmen memfasilitasi penyelesaian setiap kendala tersebut melalui Forum Bekisah. Pihaknya sangat berharap ekonomi dan keuangan syariah mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Dengan demikian, sektor UMKM dapat berkembang lebih kuat dan memiliki daya saing yang tinggi di pangsa pasar nasional maupun global.
Selain itu, BI mendorong penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai instrumen pembayaran utama. Menariknya, sistem ini sudah mendukung transaksi lintas negara dengan beberapa negara mitra seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang. BI memandang penting kesiapan digitalisasi ini sebagai antisipasi pembukaan jalur penerbangan internasional di Bangka Belitung yang memungkinkan turis asing melakukan transaksi dengan mudah.
Sertifikasi Halal dan Komitmen Wajib Halal Oktober
Pemerintah dan lembaga terkait kini tengah mengejar target Wajib Halal Oktober (WHO) bagi seluruh produk UMKM. BI berperan aktif mengawal proses ini agar pelaku usaha segera memenuhi standar yang berlaku. Langkah konkret yang BI ambil meliputi penyediaan laboratorium halal melalui kolaborasi strategis antara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddiq Bangka Belitung dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Jati.
Berikut adalah beberapa fokus utama BI dalam mendorong ekosistem halal di daerah:
- Mempercepat proses pengurusan sertifikasi halal bagi UMKM lokal.
- Menyediakan sarana laboratorium untuk pengujian produk bagi pelaku usaha.
- Mengedukasi pemilik usaha mengenai standar operasional produk halal.
- Mendorong UMKM mencapai standar kelayakan untuk masuk ke pasar modern.
Rommy optimistis ekonomi syariah memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung. Mengingat mayoritas penduduk daerah ini memeluk agama Islam, potensi pasar syariah sangat terbuka luas. Data menunjukkan peningkatan jumlah pondok pesantren, masjid, hingga tenaga pengajar di bidang agama yang terus bertambah setiap tahunnya.
Kolaborasi Multi-Pihak untuk Kemajuan UMKM
Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah memerlukan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan. Selain itu, pelaku usaha membutuhkan kemampuan beradaptasi tinggi terhadap transformasi digital agar ekosistem yang terbentuk semakin inklusif, efisien, dan mampu menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas. Forum Bekisah hadir sebagai bukti nyata sinergi dan komitmen tersebut.
Berikut adalah gambaran dukungan BI terhadap UMKM melalui rangkaian kegiatan Forum Bekisah 2026:
| Jenis Kegiatan | Tujuan Utama |
|---|---|
| Bazar UMKM | Membuka akses pasar bagi 50 pelaku usaha |
| Pelatihan Juleha | Standarisasi Juru Sembelih Halal |
| Talkshow Edukatif | Peningkatan literasi keuangan syariah |
BI berharap melalui rangkaian program ini, pelaku usaha bisa segera naik kelas dan meningkatkan kontribusi ekonominya. Terakhir, puncak acara yang akan berlangsung pada 26 April 2026 nanti menghadirkan Ustad Zacky Mirza dalam acara tabligh akbar untuk memotivasi masyarakat secara luas.
Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama kesuksesan agenda ekonomi berkelanjutan ini. Dengan perpaduan antara edukasi, fasilitas teknologi, dan dukungan regulasi, BI yakin ekonomi syariah di Bangka Belitung akan semakin kokoh dan berdaya saing tinggi di masa depan.
