Beranda » Berita Terbaru » Kejurnas ORADO 2026: Ajang Domino Nasional Menuju Liga Profesional

Kejurnas ORADO 2026: Ajang Domino Nasional Menuju Liga Profesional

Desa Rimba JayaKejurnas ORADO 2026 tuntas menggelar laga penentuan di JSI Resort, Megamendung, Bogor, pada Ahad (26/4/2026). Perhelatan ini menetapkan Sulawesi Selatan sebagai juara kategori junior dan Bangka Belitung sebagai jawara kategori senior. Segenap pengurus Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PB ORADO) mengapresiasi tingginya antusiasme atlet dari 28 provinsi yang berkompetisi dengan menjunjung sportivitas tinggi.

Keberhasilan turnamen bergengsi ini memicu PB ORADO untuk merancang agenda pengembangan masa depan yang lebih masif. Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menyampaikan apresiasi atas kualitas permainan yang merata di berbagai daerah. Permainan para atlet di partai final menjadi bukti nyata bahwa sistem pembinaan organisasi berjalan efektif serta menghasilkan daya saing yang impresif.

Bangka Belitung B berhasil mengalahkan Jambi B untuk meraih posisi pertama kategori senior. Di sisi lain, perebutan peringkat ketiga kategori senior mempertemukan Lampung B dan Jawa Barat A, di mana Lampung B mengamankan posisi tersebut. Pada kategori junior, Sulawesi Selatan menekan dominasi lawan hingga sukses menundukkan Sumatera Selatan B di babak pamungkas. Kalimantan Selatan mengunci gelar peringkat ketiga junior usai mengungguli Sumatera Selatan A.

Selain kategori utama, pihak penyelenggara mengadakan pertandingan ekshibisi bagi provinsi yang belum menembus babak perdelapan final. Pertandingan ini melibatkan 18 tim yang mencakup perwakilan dari seluruh pelosok negeri. Daftar lengkap peserta ekshibisi meliputi Bali, Jakarta, Kalimantan Timur, Riau, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Papua, Papua Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, dan tim PB ORADO. Mereka bertanding dengan format undian sembilan meja yang ketat.

Transformasi Menuju Liga Domino Profesional

PB ORADO mulai merancang cetak biru liga domino tingkat nasional yang berbasis klub profesional. Langkah strategis ini bertujuan menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang terstruktur serta berkelanjutan. Federasi memandang bahwa model liga profesioal dapat meningkatkan kualitas teknis dan taktikal para pemain secara konsisten. Selain itu, sistem liga akan memberikan ruang kompetisi yang lebih sering bagi para atlet di tanah air.

Yooky Tjahrial menegaskan bahwa liga ini akan menjadi wadah bagi klub-klub untuk menunjukkan kapabilitas mereka. Pembentukan kompetisi yang rutin dan terstandarisasi bakal membantu organisasi dalam memetakan potensi atlet berbakat. Dengan demikian, struktur kompetisi nasional yang mapan akan tercipta seiring berjalannya waktu dan meningkatnya profesionalisme manajemen klub.

Domino sebagai Penggerak Sport Tourism

Tidak hanya berfokus pada prestasi olahraga, pengurus PB ORADO juga mengarahkan domino sebagai penggerak sektor sport tourism di Indonesia. Federasi meyakini kombinasi antara ajang olahraga dan daya tarik wisata daerah mampu mendatangkan dampak sosial-ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Pihak penyelenggara mendesain setiap rangkaian acara untuk menarik kunjungan wisatawan ke daerah pelaksana.

Bahkan, program ini menargetkan pergerakan sektor UMKM di sekitar area penyelenggaraan. Dukungan terhadap produk lokal diharapkan memberikan nilai tambah ekonomi yang konkret bagi pelaku usaha di daerah. Berikut tabel ringkasan prestasi para juara dalam Kejurnas ORADO 2026:

KategoriJuara 1Runner Up
SeniorBangka Belitung BJambi B
JuniorSulawesi SelatanSumatera Selatan B

Standarisasi Sistem Kompetisi Nasional

Giri Bayu Kusumah selaku Ketua Harian PB ORADO menyatakan bahwa kesiapan teknis selama Kejurnas membuktikan bahwa organisasi sanggup mengelola level kompetisi yang lebih tinggi. Seluruh tahapan pertandingan berjalan cukup konsisten berkat persiapan infrastruktur pendukung yang mumpuni. Hal ini menjadi modal utama dalam mewujudkan ambisi liga nasional di masa depan.

Senada dengan Giri, Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi atau akrab dikenal sebagai Jhon LBF, memandang domino sebagai olahraga yang inklusif. Ia menekankan bahwa domino berfungsi sebagai ruang kebersamaan yang merangkul berbagai lapisan masyarakat. Visi ke depan, PB ORADO ingin mengintegrasikan nilai inklusivitas ini ke dalam konsep liga dan pariwisata yang berdampak luas bagi bangsa.

Pada akhirnya, rangkaian Kejurnas ORADO 2026 menandai era baru bagi olahraga domino di Indonesia. Organisasi berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan ini agar terus memberikan berkah bagi atlet maupun pelaku industri pendukung pariwisata. Seluruh elemen pengurus kini fokus menyiapkan rencana jangka panjang demi memantapkan posisi domino sebagai cabang olahraga yang prestisius serta digemari publik luas.