Beranda » Berita Terbaru » Bupati Batubara Raih Gelar Doktor dalam Sidang Terbuka UINSU

Bupati Batubara Raih Gelar Doktor dalam Sidang Terbuka UINSU

Desa Rimba JayaBupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H. M.Si resmi mengantongi gelar doktor dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara pada Selasa, 28 April 2026. Beliau berhasil menyelesaikan pendidikan jenjang Strata-3 usai melewati rangkaian sidang terbuka promosi doktor komunikasi dan penyiaran Islam yang menuntut ketajaman analisis serta pemikiran mendalam.

Sidang promosi tersebut berlangsung khidmat dengan pimpinan sidang Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. Keberhasilan Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H. M.Si ini menjadi catatan penting dalam perjalanan akademiknya sebagai seorang birokrat yang aktif mengabdi bagi masyarakat Batubara.

Perjalanan Meraih Gelar Doktor dari UIN Sumatera Utara

Baharuddin Siagian menyelesaikan seluruh beban studi doktor dalam masa tempuh tiga tahun yang terjadwal secara presisi. Baginya, pencapaian ini bukan sekadar gelar akademis semata. Melainkan, ia menyimpan harapan besar agar keberhasilan tersebut memicu semangat masyarakat, khususnya di Kabupaten Batubara, untuk selalu mengutamakan pendidikan tinggi.

Selanjutnya, Bupati Batubara ini secara konsisten mendorong generasi muda untuk terus melangkah melampaui jenjang sarjana. Ia menekankan bahwa pendidikan S2 hingga S3 kini sudah sangat terbuka luas bagi siapa pun yang memiliki niat dan kemauan untuk belajar. Faktanya, anak muda harus memiliki kecerdasan intelektual, keterampilan mumpuni, serta keahlian khusus agar mereka bisa memberikan kontribusi terbaik di mana pun mereka berkiprah.

Selain keberhasilan pribadi, dukungan luas hadir dari berbagai pihak selama masa sidang berlangsung. Wakil Bupati Batubara Syafrizal, S.E., M.AP menyatakan apresiasi mendalam atas dedikasi Baharuddin yang berhasil menuntaskan pendidikan di tengah kesibukan memimpin daerah. Ia percaya ilmu yang Baharuddin peroleh akan membantu akselerasi pembangunan Batubara menuju masyarakat yang semakin bahagia dan sejahtera.

Dukungan Tokoh dan Akademisi atas Prestasi Bupati

Prestasi tertinggi di dunia akademik ini memancing apresiasi hangat dari empat sosok mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu). Mereka adalah Dr. RE Nainggolan, M.M, H. Nurdin Lubis, S.E, M.M, H. Hasban Ritonga, S.H, dan Dr. Afifi Lubis, M.Hum. Keempat tokoh ini mengenang peran mereka sebagai mentor saat Baharuddin sukses meniti karier sebagai Kadis Pemuda dan Olahraga serta Kadis Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara.

Tidak hanya dari birokrat senior, tokoh agama pun memberikan dukungan serupa. Prof. Buya Amiruddin MS dan KH Zulfikar Hajar, Lc mengungkapkan rasa syukur mereka atas keberhasilan sang Bupati menyelesaikan pendidikan doktoral. Kehadiran para guru besar, tokoh masyarakat, hingga pimpinan PT. Inalum dalam ruang sidang semakin menegaskan relevansi riset yang Bupati angkat bagi kemajuan daerah.

Detail Disertasi Bupati Batubara

Dalam sidang tersebut, Bupati memaparkan disertasi berjudul: “Komunikasi Politik Identitas Berbasis Agama dan Budaya di Media Sosial dalam Pemilihan Bupati di Kabupaten Batubara Tahun 2026”. Majelis penguji menelaah karya ini dengan seksama guna memastikan kualitas riset yang ia sampaikan.

Kategori InformasiDetail Terkait
Gelar DoktorKomunikasi dan Penyiaran Islam
Masa Studi3 Tahun (Tuntas 2026)
Latar Belakang PendidikanS1 UISU, S2 USU
Majelis Penguji6 Akademisi/Guru Besar

Majelis penguji yang terlibat antara lain Prof. Dr. Hasan Sazali, M.Ag, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, M.A, Dr. Hasnun J. Ritonga, M.A, Dr. Karim Batubara, M.A, Prof. Dr. Candra Wijaya, M.Pd dan Dr. Tappil Rambe, M.Si. Mereka memberikan penilaian objektif terhadap kedalaman isi disertasi yang Bupati susun.

Rekam Jejak Akademik dan Organisasi

Sebelum mencapai gelar tertinggi ini, Baharuddin memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan. Ia merampungkan pendidikan sarjana di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) dan pendidikan magister di Universitas Sumatera Utara (USU). Latar belakang pendidikan ini memperkuat posisinya dalam memahami dinamika sosial di Sumatera Utara.

Selain meniti jalur akademik, pria ini juga mendedikasikan waktu dalam berbagai organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, dan bidang olahraga. Pengalaman panjang dalam mengelola organisasi memberinya perspektif unik dalam melihat isu-isu publik yang ia angkat ke dalam riset doktoralnya. Dengan demikian, ia mampu menggabungkan teori akademis dengan realitas nyata di lapangan.

Bagi masyarakat Kabupaten Batubara, keberhasilan pemimpinnya dalam meraih gelar doktor menjadi motivasi tersendiri. Semangat belajar yang ia tunjukkan membuktikan bahwa peran strategis dalam pemerintahan tak menghalangi seseorang untuk mencapai prestasi intelektual yang tinggi. Hal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan merupakan kunci penting dalam menjalankan roda pemerintahan secara efektif dan efisien.

Pada akhirnya, gelar baru ini menegaskan komitmen sang Bupati untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi wilayah yang ia pimpin. Dengan bekal ilmu komunikasi dan penyiaran yang ia dalami, masyarakat berharap arah pembangunan daerah ke depan akan semakin terukur dan transparan. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi generasi penerus di Batubara untuk terus menggali potensi diri tanpa henti.