Desa Rimba Jaya – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) kini mempercepat program rejuvenasi di kawasan Peninsula Island, The Nusa Dua pada April 2026. Proyek perbaikan infrastruktur ini menargetkan penguatan daya saing destinasi agar tetap unggul dalam pasar pariwisata global yang terus berkembang.
Data internal ITDC menyebutkan progres pekerjaan fisik mencapai 14,42 persen terhitung sejak pekan ke-16 pada periode 12 hingga 18 April 2026. Langkah ini mencerminkan komitmen pengelola dalam menjaga kualitas kawasan wisata premium secara berkelanjutan.
Progres Penataan Peninsula Island Nusa Dua
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengungkapkan bahwa program rejuvenate ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi kawasan. Agus menyampaikan pernyataan tersebut melalui keterangan tertulis di Jakarta pada Selasa (28/4/2026).
Setiap zona di lapangan menunjukkan perkembangan kemajuan yang bervariasi sesuai dengan rencana induk pembangunan. Berikut adalah rincian progres pekerjaan yang ITDC jalankan hingga pertengahan April 2026:
| Bagian Pekerjaan | Progres (%) |
|---|---|
| Akses Water Blow dan kawasan Peninsula | 74,91% |
| Akses Gate AC hingga Peninsula Island | 30,48% |
| Instalasi limbah, resapan, dan ground water tank | 12,63% |
Fokus Pengembangan Infrastruktur dan Estetika
Agus menegaskan bahwa tim di lapangan memfokuskan pengerjaan pada akses kawasan, lanskap, serta beragam fasilitas pendukung utama. Dengan adanya rejuvenasi ini, pengelola ingin memastikan infrastruktur publik lebih adaptif terhadap berbagai kebutuhan *event* internasional serta tren wisata berkualitas saat ini.
Tidak hanya itu, pengerjaan mencakup revitalisasi area Water Blow dengan penambahan fasilitas *wedding venue* yang lebih eksklusif. Pembangunan area panggung terbuka juga menjadi prioritas untuk menunjang aktivitas seni dan budaya di kawasan tersebut.
Selain penataan lanskap, teknisi memasang batu andesit pada jalur pedestrian untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan saat berjalan kaki menyusuri area Peninsula Island. Pengembangan ini juga menyentuh aspek fungsional lainnya seperti penataan akses jalan utama, pembangunan sistem resapan air hujan, serta perbaikan toilet wisatawan dan *bale massage*.
Peningkatan Kualitas dan Keberlanjutan Kawasan
Selanjutnya, ITDC memperkuat sistem pengawasan kualitas konstruksi di setiap titik proyek untuk menjamin standar keamanan. Selain itu, manajemen memastikan ketersediaan material konstruksi tetap terjaga guna kelancaran seluruh proses pengerjaan di lapangan.
Menariknya, target penyelesaian dilakukan secara bertahap agar kawasan Peninsula Island segera menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman, aman, dan terintegrasi bagi pengunjung. Pihak manajemen berharap langkah ini memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang selalu mengedepankan kualitas dan prinsip keberlanjutan.
Dengan demikian, komitmen ITDC pada 2026 ini bukan sekadar mengejar angka progres fisik semata, melainkan transformasi nyata bagi pengalaman wisata premium. Segenap upaya ini pun menjadi jawaban atas tantangan global yang semakin kompetitif di sektor pariwisata Nusantara.
